Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Ketimpangan Antar Daerah

Authors

  • Latifah fakultas ekonomi dan bisnis universitas lambung mangkurat
  • Dewi Rahayu fakultas ekonomi dan bisnis universitas lambung mangkurat

Keywords:

Fiscal Decentralization, Economic Growth, Regional Inequality

Abstract

This research was conducted to determine the effect of fiscal decentralization
and economic growth of South Kalimantan Province on inter-regional inequality. The
data used in this study is secondary data with 12 years (time series), which is
published once a year by the Central Statistics Agency of the Province of South
Kalimantan. The data needed is data on total balancing funds, economic growth, and
GDP at the current price and population. The data analysis technique used is the
multiple linear regression analysis methods.
The results showed that simultaneously and partially, the variables of fiscal

decentralization and economic growth had a positive and significant effect on inter-
regional inequality.

References

Aprilianto, I. (2013). Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan

Wilayah Dan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan.

Makassar: Universitas Hasanuddin.

Azizi, M. (2018). Dampak Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana

Bagi Hasil Terhadap Ketimpangan Produk Domestik Regional Bruto di

Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2006-2014. Economic and Business Of

Islam, 113.

BPS. (2019). Kalimantan Selatan Dalam Angka 2018. Banjarbaru: Badan Pusat

Statistik Provinsi Kalimantan Selatan.

Chandra, D., Hidayat, S., & Rosmedi. (2017). Dampak Dana Perimbangan Terhadap

Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Antar Daerah di Provinsi Jambi.

Paradigma Ekonomi, 74.

Indonesia, R (2004). Undang-Undang Nomor Tahun 2004 Tentang Perimbangan

Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Jakarta:

Republik Indonesia.

Indonesia, R (2015). Undang-Undang Nomor Tahun 2015 Tentang Pemerintahan

Daerah. Jakarta: Republik Indonesia.

Kuncoro, M. (2014). Otonomi Daerah Menuju Era Baru Pembangunan Daerah.

Jakarta: Erlangga.

Kundhani, E. Y. (2015). Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap

Kesenjangan Antar Daerah (Studi Kasus Pada Kabupaten/Kota di Provinsi

Jawa Tengah). Tesis, 2.

Prawoto, A. T. (2017). Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis. Jakarta:

PT RajaGrafindo Persada.

Rosdyana, D., Suhendra, E., & Pasariba, R. B. (2015). Pengaruh Desentralisasi Fiskal

Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Ketimpangan Pendapatan di

Pulau Jawa Tahun 2009-2013. Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra,

Arsitektur & Sipil), 125.

Sjafrizal. (2017). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: PT RajaGrafindo

Persada.

Sudantoko, D. (2003). Dilema Ekonomi Daerah. Yogyakarta: ANDI.

Wardana, A., Juanda, B., Siregar, H., & Wibowo, K. (2013). Dampak Transfer

Pemerintah Pusat Terhadap Penurunan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia.

Sosiohumaniora, Volume 15 no.2 Juli 2013: 111-118, 112.

Yuliani, T. (2015). Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Antar

Kabupaten di Kalimantan Timur. Economics and Policy, 52.

Zasriati, M. (2011). Pengaruh Alokasi Dana Perimbangan Terhadap Ketimpangan

Ekonomi Regional. Padang: Universitas Andalas.

Downloads

Published

30-04-2025

How to Cite

Latifah, & Rahayu, D. (2025). Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Ketimpangan Antar Daerah. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 2(4), 983–994. Retrieved from https://jiep.ulm.ac.id/index.php/jiep/article/view/2387

Issue

Section

Articles