Analisis Struktur Pasar Industri Rumah Tangga Sasirangan di Komplek Manarap Kabupaten Banjar
Keywords:
Market Structure, Condition, Marketing, ProdukAbstract
This study focused on market structure analysis of home industry Sasirangan in Menarap, Kertak Hanyar, Banjarto determine market structure type. The purpose of the study to determine market structure and determine conditions of competition in sasirangan home
industry. The method used is quantitative descriptive, which is research that is shown to describe the existing phenomena by using individual or group characteristic numbers. Technique are collecting questionnaire and documentation data. Data analysis techniques by knowing market share, market concentration of CR4 to know market structure. The results showed that the highest market share is Hai*** Craftsmen at 11.31%, and CR4 concentration ratio indicate that structure market Sasirangan in Menarap is Monopolistic Competetion with percentage ratio of 32.58%. The results of the study showed that the structure market is a Monopolistic Competetion with similar products but there is competition due to a slight differentiation in terms of quality and marketing.
References
Arifin, Imamul.2009.Membuka Cakrawala Ekonomi. Jakarta : Setia Purna Invest
Arikunto, S (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Arikunto, S (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Ed Revisi VI, Jakarta : PT
Rineka Cipta.
Arsyad, L. (1999) Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah, Edisi Pertama,
BPEE, Yogyakarta
Billas, A., Richard (1994) Ekonomi Mikro, Alih Bahasa : Sahat Simamora, Jakarta: Erlangga
BPS (2014) Kecamatan Kertak Hanyar Dalam angka
Dumairy. 2000. Perekonomian Indonesia. Erlangga: Jakarta.
Gujarati, D. 1995. Ekonometrika Dasar. Zain dan Sumarno [Penerjemah]. Erlangga, Jakarta.
Gunawan,H.A. 2011. Kontribusi Industri Minuman Ringan Dalam Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia.
Hasibuan, N. 1993.Ekonomi Industri: Persaingan, Monopoli dan Regulasi. Erlangga, Jakarta.
Ikhsan, Mastur Mujib dan Budiningharto, Syafrudin. 2010.Analisis Daya Saing Industri
Pengolahan Logam di Kecamatan Caper, Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Klaten
Jaya, W.K. 2001. Ekoomi Industri. BPFE, Yogyakarta.
Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 590/MPP/KEP/10/1999. Tentang
Ketentuan dan tata cara Pemberian Izin Usaha Industri, Izin Perluasan dan tanda daftar
Industri
Kotler, Philip., dan Gary Armstrong., 1997, Dasar-Dasar Pemasaran, Edisi Ketujuh Jilid 1
dialihbahasakan oleh Alexander Sindoro, Jakarta: Prenhalindo
Kuncoro, M. (2007).Ekonomika Industri Indonesia: Menuju Negara Industri Baru 2030?.
Yogyakarta: Andi.
Mukbar, Deni, 2007, Denyut usaha kecil di pasar traditional dalam himpitan hypermarket, Jurnal
Analisis Sosial. Bvo. 12 No 1 maret 2007
Muslim, E., & Anandita, L. W. (2008).Analisis Struktur dan Kinerja Industri Rokok Kretek di
Indonesia dengan Pendekatan Struktur
Peraturan Presiden Nomer 112 tahun 2007 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional,
pusat pembelanjaan dan toko modern
Sumarno, S.M. 2002. Struktur, Kinerja dan Kluster industri rokok Kretek: Indonesia, 1996-199.
[Jurnal]. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Tambunan, T.H .Tulus. 2002. Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting,
Jakarta : Salemba Empat.
Winardi, SE. 1998 Kamus Ekonomi ( Inggris- Indonesia ). Bandung: PT. Mandar Maju
Sahetapy Pramata, Joefer. 2013 Diferensiasi produk, Strategi Merek, Pengaruhnya Terhadap
Keputusan Pembelian Meubel UD.Sinar Sakti Manado Jurnal Emba Vol. 1, No. 3, hlm
Isa, Abdul gani.2012 Wahana Kajian Hukum dan pranata sosial.Jurnal Media Syariah Vol 14
No 1
