Kajian Deskriptif Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Rumah Tangga Miskin di Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.20527/jiep.v8i2.2868Keywords:
Lingkungan hidup, Pengelolaan lingkungan, Dampak kerusakan lingkungan, Kebijakan-kebijakan pemerintah, Upaya pembangunan berkelanjutanAbstract
The sustainability of a society's survival will always depend on its environment. The environment provides beneficial outcomes when managed well; without this management, damage will occur, impacting not only oneself but also the wider community. Pekanbaru has the potential to improve the welfare of its people, but in reality, there are still many poor households that cannot meet their basic needs. The results of this study prove that the Environmental Kuznets Curve (EKC) aligns with the actual conditions of Pekanbaru, and thru a descriptive qualitative analysis approach sourced from the BPS, DLHK, and KLHK institutions/agencies, it can provide explanations for current and future researchers to offer suggestions for government policies. This condition shows that land management in Pekanbaru still needs improvement, and disaster mitigation and post-disaster education must be provided to the community so that they are also aware of the importance of good environmental management, as it will have a negative impact on everyone, especially the income of poor households. Additionally, the government must also create appropriate policies to minimize environmental damage without having to compromise the economies of poor households.
References
Agustina, E. S., & Latte, J. (2023). Pengaruh Potensi Sumber Daya Alam Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Desa Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Inovatif Jurnal Administrasi Niaga, 5(1), 12–23. https://doi.org/10.36658/ijan.5.1.100
BPS. (2024). Garis Kemiskinan 2024. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTIyIzI=/garis-kemiskinan.html. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
BPS. (2024). Jumlah Penduduk Miskin 2024. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTIzIzI=/jumlah-penduduk-miskin.html. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
BPS. (2024). Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin 2024. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/3/WVc0MGEyMXBkVFUxY25KeE9HdDZkbTQzWkVkb1p6MDkjMw==/jumlah-penduduk-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin--ribu-jiwa--di-kota-pekanbaru--2024.html?year=2024. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
BPS. (2024). Penduduk Berumur 15 tahun ke Atas Bekerja menurut Status Pekerjaan dan Jenis Kelamin di Kota Pekanbaru 2024. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzE2IzI=/penduduk-berumur-15-tahun-ke-atas-bekerja-menurut-status-pekerjaan-dan-jenis-kelamin-di-kota-pekanbaru.html. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
BPS. (2024). Persentase Penduduk Miskin 2024. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTI0IzI=/persentase-penduduk-miskin.html. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
DLH. (2021). Program. DLH KOTA PEKANBARU. https://dlhpekanbaru.org/program/. Diakses pada tanggal 04 Oktober 2025.
Elvarahma. (2024). Kebijakan Publik Dalam Menangani Kualitas Udara Buruk Di Pekanbaru. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/elvarahma5305/67611825ed641577c459a0b2/kebijakan-publik-dalam-menangani-kualitas-udara-buruk-di-pekanbaru. Diakses pada tanggal 04 Oktober 2025.
Jain, A. (2018). Pengaruh Sektor Industri Pengolahan Dan Bangunan Terhadap Kualitas Udara Kota Pekanbaru. E-Conversion - Proposal for a Cluster of Excellence, 1–16.
Kehutanan, D. L. H. dan. (2023). Analisis Isu Lingkungan Hidup Daerah. 1–83.
Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. (2025). Wamen LH Diaz Hendropriyono: Titik Api Kebakaran Hutan di Riau Seperti Ada Kesengajaan. https://www.kemenlh.go.id/news/detail/wamen-lh-diaz-hendropriyono-titik-api-kebakaran-hutan-di-riau-seperti-ada-kesengajaan. Diakses pada tanggal 01 Oktober 2025.
Kewengian, G. P. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Hidup. Lex Et Societatis, 7(5), 55–62.
Milla, M. A. P., Taryono, T., & Desweni, S. P. (2023). Peran Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Dalam Mendukung Pembangunan Desa Di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Journal of Social and Policy Issues, 4, 176–182. https://doi.org/10.58835/jspi.v3i4.225
Mulyana, W., & Pratiwi, N. A. H. (2020). Laporan Kajian Perkotaan Mataram. 1–84. https://resilient-cities.com/id/?preview=1&option=com_dropfiles&format=&task=frontfile.download&catid=43&id=66&Itemid=1000000000000
Nizar, M. I., & Fardani, I. (2023, January). Perubahan Tutupan Lahan Terbangun di Kota Pekanbaru Tahun 2000-2022. In Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning (Vol. 3, No. 1, pp. 24-30).
Rahmasari, A. N., Prabawa, S. E., & Wijayanti, R. F. (2023). Identifikasi Perubahan Lahan Terbangun dan Non Terbangun Menggunakan Metode Enhanced Built-up and Berenecs Index (EBBI) di Kota Surabaya Wilayah Barat. Jurnal Geodesi Undip, 12(4), 425-434.
Ramadhansyah, D., Guspandri, D., & Aprilia Nanda Sari, S. (2024). Analisis Dampak Sampah Rumah Tangga Terhadap Masyarakat Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2, 898–908. http://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura
Ria Armayani, Reni, Hilma Kholilah Lubis, and Novita Sari. 2022. “Hubungan Antara Ekonomi Dengan Lingkungan Hidup: Suatu Kajian Literatur.” SINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi Dan Akuntansi 1(2):175–82. doi: 10.54443/sinomika.v1i2.181.
Rohimah, S. S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Miskin Perkotaan Oleh Dinas Sosial Di Kota Pekanbaru. http://repository.uin-suska.ac.id/80030/%0Ahttp://repository.uin-suska.ac.id/80030/1/SKRIPSI GABUNGAN.pdf
Sari, V. N. (2025). DPRD Desak Pemko Pekanbaru Bongkar Ruko yang Tutup Drainase. Cakaplah. https://www.cakaplah.com/berita/baca/127943/2025/09/23/dprd-desak-pemko-pekanbaru-bongkar-ruko-yang-tutup-drainase#sthash.TL5UtWZB.dpbs
Siregar, R. A. (2025). Banjir di Pekanbaru Rendam Ribuan Rumah, Warga Dievakuasi. DetikSumut. https://www.detik.com/sumut/berita/d-7811099/banjir-di-pekanbaru-rendam-ribuan-rumah-warga-dievakuasi
Sriyanti Sriyanti. (2023). Pengendalian Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(2), 24–39. https://doi.org/10.55606/jubpi.v1i2.1327
Tampubolon, A. J., Budijono, B., & Fauzi, M. (2024). Kandungan Mikroplastik Pada Kolom Air di Sungai Siak Provinsi Riau. Jurnal Fisika Unand, 13(2), 218-224.
Taryono, T., Sari, L., & Iyan, R. (2023). Pemetaan Potensi Sumberdaya Lahan Gambut Di Desa Sumber Jaya Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Jurnal Daya Saing, 9(3), 719–727. https://doi.org/10.35446/dayasaing.v9i3.1534
Wahyudi, Setyo Tri, Nurul Badriyah, Rihana Sofie Nabella, Kartika Sari, and Amalia Rahmawati. 2025. “The Relationship between Poverty and Environmental Damage in Indonesia: A VECM Analysis.” Jurnal Ekonomi Pembangunan 23(1):29–46. doi: 10.29259/jep.v23i1.23254.
