Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Belanja Langsung di Provinsi Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.20527/jiep.v7i2.380Keywords:
Local Own Revenue, Profit Sharing Fund, Direct Expenditure, Economic GrowthAbstract
This research examines how Regional Original Income and Profit Sharing Funds influence Economic Growth through Direct Expenditure. Secondary data collected in districts/cities in South Kalimantan Province for fifteen years, from 2008 to 2022, was used in this research. The official website of the South Kalimantan Provincial Government, especially the South Kalimantan Central Statistics Agency, provides information for this study. Path analysis and Sobel test are the analysis techniques used in this research. The findings of this research indicate that Original Regional Income and Profit Sharing Funds have a positive effect on Direct Expenditure, Original Regional Income and Direct Expenditure have no effect on economic growth. Meanwhile, Profit Sharing Funds influence economic growth. Direct Expenditure is able to influence or intervene in Regional Original Income and Profit Sharing Funds on Economic Growth.
References
Azzahra, A. (2015). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) dan dana bagi hasil (DBH) terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2011-2012 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Dewi, N. W. N., & Budhi, M. K. S. (2015). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Belanja Langsung di Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud, 4(11), 1391–1420.
Diannita, I. A. T., & Wenagama, I. W. (2019). Pengaruh Investasi dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat diwilayah Bali timur. Jurnal EP Unud, 11(3), 959–990.
Firmansyah, H., Anjani, A. N., Nurdianti, D., Miharja, L. N. A. D., Agustina, N., & Hariadi, H. (2022). Pengaruh pendapatan asli daerah, belanja daerah dan zakat terhadap pertumbuhan ekonomi di jawa barat. El-Ecosy: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 2(1), 43–61.
Gugus, A. (2013). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dan Dana Bagi Hasil (DBH) Terhadap Pengalokasian Belanja Modal. E-Jurnal Universitas Negeri Semarang.
Kalsel.bps.go.id. (2022). Pertumbuhan Ekonomi Menurut Kab Kota (Persen), 2020-2022. Https://Kalsel.Bps.Go.Id/Indicator/168/299/1/Pertumbuhan-Ekonomi-Menurut-Kab-Kota.Html.
Kurniawati, K., & Muzdalifah, M. (2022). Pengaruh PAD dan DAU Melalui Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Periode 2011-2018). JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 5(1), 16–28.
Kusumawati, L., & Wiksuana, I. G. B. (2018). Pengaruh Pendapatan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Wilayah Sarbagita Provinsi Bali. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 7(5), 2592.
Lisa, Y., Priyagus, P., & Roy, J. (2017). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja langsung dan belanja tidak langsung serta pertumbuhan ekonomi di indonesia. Forum Ekonomi, 19(2), 162–173.
Mawarni, D., & Abdullah, S. (2013). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap belanja modal serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah (Studi pada Kabupaten dan Kota di Aceh). Jurnal Akuntansi ISSN, 2302(2013), 0164.
Monica, F., & Sa’roni, C. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi (Studi Kasus pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2010-2019). JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 5(2), 819–833.
Mundiroh, S. (2019). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) Dan Dana Bagi Hasil (DBH) Terhadap Alokasi Belanja Modal Daerah. Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia, 2(1), 104.
Nisa, A. A. (2017). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan bagi hasil pajak terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(2), 203-214.
Putri, E. S. (2022). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Pengalokasian Belanja Modal (Studi Pada Pemerintahan Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Periode 2018-2020) [Doctoral dissertation]. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Rahmah, A. R., & Zein, B. (2016). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum Dan Dana Bagi Hasil Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 1(1), 213-220.
Sucipto, S. E. (2022). Pengaruh PAD, DAK Dan DBH Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Belanja Langsung Di Kabupaten Merangin. ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research, 6(1), 131-144.
Tahar, A., & Zakhiya, M. (2011). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap kemandirian daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Journal of Accounting and Investment, 12(1), 88-99.
Tempone, P., Kalangi, J. B., & Hanly, F. D. S. (2020). Pengaruh Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 20(1).
Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). In https://peraturan.bpk.go.id/Details/38685/uu-no-23-tahun-2014.
Utami, D. N., & Indrajaya, I. G. B. (2019). Pengaruh Pad Dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Provinsi Bali. E-Jurnal Ep Unud, 8(10), 2195-2225.
